amu-Jamu Tradisional yang Menyembuhkan Penyakit

Tanaman obat yang tumbuh di Indonesia dari dulu sudah dimanfaatkan oleh nenek moyang kita. Tanaman yang diolah menjadi jamu tersebut diracik dengan bahan-bahan yang berbeda tergantung jenis penyakitnya. Berikut ini beberapa racikan jamu tradisional yangdapat Anda coba di rumah.

Jamu

1. Sakit Kandung Kemih

Apabila Anda menderita sakit kandung kemih, ambil sebuah sirsak yang telah masak. Potong-potong, kemudian rebus dengan gula batu. Setelah dingin di makan seperti kolak. Ulangi sampai 8 hari berturut-turut untuk hasil yang maksimal.

2. Menghilangkan Bulu dan Bau Ketiak

Anda mengalami masalah ketiak berbulu dan berbau tidak sedap? Coba buat ramuan berikut: Campurkan merica dan kapur barus (kamfer) serta minyak tanah. Untuk ketiak yang berbau, resep ini harus ditambah dengan air limau nipis dan air kapur sirih. Bulu ketiak anda akan rontok dan tidak berbau lagi.

3. Kencing Batu dan Sakit Pinggang

Daun alpukat ternyata dapat menyembuhkan penyakit kencing batu dan sakit pinggang. Cara membuatnya, ambil beberapa lembar daun alpukat kemudian rebus sampai mendidih. Setelah dingin hangat-hangat kuku minum dua kali sehari (pagi dan sore).

4. Meningkatkan Nafsu Makan

Ramuan ini cocok untuk anak-anak yang susah makan. Cukup peras 1 sendok makan air limau nipis tambahkan gula secukupnya, kemudian minum. Dalam beberapa hari, nafsu makan akan meningkat.

5. Penyakit Cacar Air

Bahan-bahannya 1 sendok makan jintam hitam, dlingo sebesar induk jari, bengle setengah induk jari, 1 ikat angkup pinang muda, 1 belahan bawang merah, 3 lembar daun sirih dan temu rose sebesar induk jari. Setelah semua bahan dipipis (dilumatkan), lalu tambahkan air setengah gelas. Setelah disaring, minum ramuan itu 3 sendok sekali sehari.

6. Tersiram Minyak Goreng Panas

Apabila Anda tersiram minyak goring panas segera ambil getah papaya yang masih mentah dan oleskan pada bagian tubuh yang terkena minyak goring itu. Khasiat getah papaya ini membuat luka bakar tidak terasa panas dan melepuh.

Selain itu dapat pula digunakan untuk mengobati bagian-bagian yang tersiram air panas atau terkena benda-benda panas yang berpijar. Juga untuk kulit yang mengeras pada tangan atau kulit yang di pecah-pecah pada telapak kaki. Oleskan setiap hari dua kali selama 3 hari berturut-turut.

7. Mencret

Jika anggota keluarga tiba-tiba terserang mencret, segera sangrai (menggoreng tanpa minyak) beras, kemudian tumbuk halus. Segenggam daun jambu monyet (jambu klutuk) yang masih muda, direbus dengan air 1 setengah gelas. Kemudian bubuhkan beras goreng yang telah disangrai tadi. Setelah mendidih lalu angkat, kemudian dinginkan. Minum ramuan itu 2 sendok tiap 3 jam.

8. Perut Kembung

Perut kembung memang sering terjadi saat masuk angin. Untuk mengatasinya,  bakar daun biji kedawung. Setelah matang, lumatkan bersama bawang merah sebesar induk jari dan adas secukupnya. Setelah lumat, tempelkan pada perut penderita, terutama di sekitar pusatnya, pantat dan telapak tangan.

9. Obat Diare

Gejala diare yang biasanya terjadi adalah sakit perut dan buang air besar terus menerus disertai dengan rasa mulas yang berkepanjangan, dehidrasi, mual dan muntah. Jika sudah seperti ini, ambil saja beberapa buah sawo yang masih muda. Setelah dikupas dan dicuci bersih, potong kecil-kecil dan bubuhkan sedikit garam. Dalam waktu yang tak lama, Anda akan berhenti buang-buang air dan rasa sakit perut yang menyerang akan hilang.

10. Haid Tidak Teratur

Mungkin Anda salah satu perempuan yang mengalami masa haid tidak teratur. Bahan-bahan seperti ketumbar, kunyit, biji pala, kapulaga, biji jintan hitam, cengkeh, gula merah dan gula putih masing-masing 3 ons serta daun srigading 20 gram dapat membantu Anda. Caranya: Rebus semua bahan dengan air sebanyak 250 cc. Minumlah ini 5 hari sebelum datangnya masa haid.

11. Penyakit Ginjal

Fungsi ginjal antara lain menyaring air di dalam tubuh sebanyak 70 liter sehari. Bisa dibayangkan jika saringan itu rusak, lama-lama fungsinya semakin menurun bahkan tidak bisa digunakan lagi. Ramuan tradisional untuk mengatasinya yaitu dengan 3 ons temulawak (iris tipis), pucuk daun keci beling dan daun kumis kucing masing-masing setengah rantang. Cara: Ketiga bahan direbus bersama-sama. Setelah dingin, minum 3 kali sehari. Lakukan selama dua kali seminggu sekali selama 2 bulan.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s